Jumat, 19 Desember 2014

Algoritma : Akar dari Pemrograman

Tidak ada komentar :
Asslmkm Wr. Wb.
Salam Hangat, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Algoritma.
Seperti yang kita tahu, algoritma berperan penting dengan adanya bahasa pemrograman yang begitu banyak. Sampai -sampai kita dibuat pusing dengan jumlah bahasa pemrograman yang satu sama lain punya cara penulisan yang berbeda - beda. Dengan kondisi tersebut, maka kita mutlak harus menguasai apa itu algoritma. Apalagi mahasiswa jurusan ilmu komputer harus dan wajib paham apa itu algoritma. Baiklah, Algoritma diambil dari kata "Algorism" atau "Algorithm" yang diambil dari penulis buku arab Abu Jafr Muhammad Ibn Musa Al-Khuwarizmi  . Sebetulnya arti Algoritma sangat bervariasi, tapi pada dasarnya Algoritma adalah :
penyusunaan aspek proses logika dari suatu pemecahan masalah tanpa melihat karakteristik bahasa pemrograman yang akan digunakan.

- urutan notasi logika yang merupakan hasil analisis dan rancangan sistematik dari strategi pemecahan masalah, untuk menggambarkan urutan langkah kerja yang jika dikerjakan akan membawa ke tujuannya.

- urutan logika langkah kerja untuk menyelesaikan suatu masalah.

Algoritma memiliki bagian antara lain :
- Judul Algoritma
- Kamus / Deklarasi
- Algoritma / Deskripsi

Sebagai contoh, Algoritma untuk menguji masalah yang harus dilakukan pada kondisi tertentu disebut dengan IF => Then => Else. Berikut formatnya :
If (kondisi) then
aksi 1 else
aksi 2
end.

Jika diimplementasikan kedalam bahasa manusia, maka kondisi diatas berarti :

Jika terjadi <kondisi> yang ditentukan maka

lakukan aksi ke-1 atau jika tidak, lakukan yang lain yaitu

lakukan aksi ke-2

tutup/ akhiri.

Mudah bukan ? Algoritma pada dasarnya adalah mengasah logika. Jika logika pemikiran kita sudah paham, selebihnya adalah variasi dari kondisi yang ingin dipecahkan oleh kita.

Sekali lagi. Mari kita asumsikan dalam suatu masalah :

Jika hari ini hujan maka

Saya akan memakai jas hujan selain itu 

Saya akan memakai jaket saja

Selesai

Sekarang, sudah paham ? Mari kita lanjutkan ke format Algoritma lain yaitu Case => Of => Else . Berikut format dari Case Of Else :

Case namavarcase of

expconstan1 : aksi_1
expconstan2 : aksi_2
.
.
expconstan_n : aksi_n

else

aksi_lain

EndcaseCase namavarcase of

expconstan1 : aksi_1
expconstan2 : aksi_2
.
.
expconstan_n : aksi_n

else

aksi_lain

Endcase

Jika ditranslasi-kan ke bahasa manusia maka menjadi :

Kondisi namavarcase dari 

penjelasan1 : aksi ke 1
penjelasan2 : aksi ke 2
.
.
penjelasan_n : aksi ke n

lakukan selain

aksi yang lain

selesai

Mari kita masukkan kedalam permasalahan, yaitu :

Kondisi pasar_bersih dari beberapa kejadian yaitu 

kebersihan : bersih - bersih
ruangan_nyaman : tata letak yang rapi
.
.
kejadian_n : aksi_n

selain dari itu

aksi_kotor

selesai

Bagaimana ? Sudah bertambah pemahaman pada algoritma nya ? Mari kita bahas format Algoritma mengenai Perulangan (Looping).

Apa manfaat perulangan di algoritma ?

Perulangan (Looping) berguna apabila ketika kita menemui kondisi yang sifatnya sama dan akan terus digunakan berkali- kali, maka perulangan ini sangat membantu daripada harus menyusun algoritma yang sama berkali - kali. Akibatnya akan capek bukan ?

Perulangan (Looping) terdiri dari 3 format, yaitu :
- "Looping" => "While-Do"
- "Looping" => "Repeat-Until"
- "Looping" => "For-Do"

Ketiganya bersifat perulangan, tetapi memiliki kondisi yang berbeda-beda dalam penyelesaian masalahnya. Jadi, simak terus pembahasan perulangan dari saya.

1. Format "While-Do" 

While - Do digunakan jika kondisi masalah yang dihadapi adalah aksi yang diulang akan dieksekusi jika ada kondisi lain yang memicunya. Mari lihat contohnya :

While <kondisi_ulang> Do

daftar_aksi (ada aksi terhadap variabel kondisi)

End While.

Mari kita translasikan ke bahasa manusia :

Ketika <kondisi_diulang> lakukan perintah

daftar aksi yang dilakukan

Apabila sudah,
Selesai.

Paham ? jika belum, mari kita simak implementasi dari format perulangan "While-Do" :

Ketika wanita itu terus mencintai saya lakukan perintah

saya akan menikahinya;
saya akan menafkahinya;
saya akan membimbing ke arah yang benar;
saya akan menjaganya;
saya akan melindunginya;

Jika sudah selesai. maka akhiri tindakan.

Jadi, sangat mencerminkan cara berpikir kita algoritma itu bukan ? 

2. Format "Repeat-Until"

Perulangan ini digunakan pada saat dimana suatu tindakan diulang-ulang sampai pada kondisi tertentu. Pusing ? mari kita lihat contoh format dasarnya :

Repeat

daftar_aksi

Until <kondisi_stop>

Ayo kita asumsikan dalam bahasa manusia :

Ulangi

daftar_aksi

Sampai pada <kondisi_stop> / kondisi dihentikan

Selesai.

Selanjutnya, masukan pada permasalahan :

Ulangi

saya akan belajar;
saya akan bekerja;
saya akan menabung;
saya akan mengembangkan bakat;
saya akan berbisnis;

Sampai pada kondisi saya menjadi sukses / stop

Selesai.

Format ini mengajarkan pada kita untuk terus berusaha pada apa yang kita ingin capai/ raih. Algoritma adalah cara manusia berpikir dalam menghadapi suatu permasalahan. Masih Semangat ? Mari kita bahas perulangan yang terakhir.

3. Format "For-Do"

Perulangan ini digunakan pada saat kita mengalami masalah dalam menginputkan data pada database, yang harus bersifat berbeda. Perulangan inilah yang sering dipakai oleh programmer untuk mengatasi permasalahan tersebut. Berikut adalah format dari "For-Do" :

For var_awal To/DownTo akhir StepDo/ Do

daftar_aksi

EndFor.

Asumsikan kedalam bahasa manusia, maka :

Untuk variabel_awal sampai akhir lakukanlah

daftar_aksi

Selesai.

Coba kita masukan kedalam suatu permasalahan :

Untuk var_awal = 1 sampai var_akhir = 10 lakukanlah

daftar_aksi

Selesai.

Dalam kondisi tersebut, maka daftar aksi akan diulang sampai 10 kali.

Kesimpulan :
Algoritma adalah ilmu yang mempelajari bagaimana otak kita berpikir. Dari setiap format yang ada, pasti pernah dialami oleh setiap manusia.

Berikutnya, Saya akan membahas lebih dalam lagi mengenai format algoritma. Maka dari itu, tetap setia dengan bahasan dari Nataku. Sampai Jumpa.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

/*SYNTAX HIGHLIGHTER*/